Matematika Akuntansi
Artikel Terbaru

Thursday, July 20, 2017

Organisasi Matematika Internasional

1. African Mathematical Union

African Mathematical Union atau Union Mathematique Africaine adalah organisasi Afrika yang didedikasikan untuk pengembangan matematika di Afrika. Didirikan pada tahun 1976 di Rabat, Maroko, pada Kongres Ahli Matematikawan Pan-Afrika pertama dengan Henri Hogbe Nlend sebagai Presiden pertamanya. Tokoh penting lainnya di tahun-tahun awalnya adalah George Saitoti, yang kemudian menjadi politisi Kenya terkemuka.

2. Circolo Matematico di Palermo


Circolo Matematico di Palermo (Mathematical Circle of Palermo) adalah sebuah masyarakat matematika Italia, yang didirikan di Palermo oleh geometer Sisilia Giovanni B. Guccia pada tahun 1884. Ini mulai menerima anggota asing pada tahun 1888, dan pada saat kematian Guccia pada tahun 1914, ini telah menjadi masyarakat matematika internasional terdepan, dengan sekitar seribu anggota. Namun, kemudian sampai saat itu ia menolak pengaruhnya.

3. European Mathematical Society

European Mathematical Society (EMS) adalah organisasi Eropa yang didedikasikan untuk pengembangan matematika di Eropa. Anggotanya berbeda masyarakat matematika di Eropa, institusi akademis dan matematikawan individu. Presiden saat ini adalah Pavel Exner, Direktur Ilmiah Institut Doppler untuk Matematika Matematika dan Matematika Terapan di Praha.

4. Foundations of Computational Mathematics



Yayasan Computational Mathematics (FoCM) adalah sebuah organisasi nirlaba internasional yang mendukung dan mempromosikan penelitian pada antarmuka matematika dan perhitungan. Ini memupuk interaksi antara matematika, ilmu komputer, dan bidang ilmu komputasi lainnya melalui konferensi, acara dan publikasi.

5. International Mathematical Union


International Mathematical Union (IMU) adalah sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang mengabdikan diri untuk kerjasama internasional di bidang matematika di seluruh dunia. Ini adalah anggota Dewan Ilmu Pengetahuan Internasional (ICSU) dan mendukung Kongres Internasional Matematikawan. Anggotanya adalah organisasi matematika nasional dari lebih 80 negara.

Tujuan dari International Mathematical Union (IMU) adalah untuk mempromosikan kerja sama internasional dalam matematika. Dengan mendukung dan membantu Kongres Internasional Matematikawan (ICM) dan pertemuan ilmiah / konferensi ilmiah internasional lainnya. Mengakui kontribusi penelitian yang luar biasa terhadap matematika, melalui pemberian hadiah ilmiah dan untuk mendorong dan mendukung kegiatan matematika internasional lainnya, yang dianggap berkontribusi pada pengembangan ilmu matematika dalam aspek apapun, baik yang murni, diterapkan, atau pendidikan.

IMU didirikan pada tahun 1920, namun bubar pada bulan September 1932 dan kemudian mendirikan kembali de facto 1950 secara konstitutif di Konvensi Konstitutif di New York, pada tanggal 10 September 1951, ketika sepuluh negara menjadi anggota. Tonggak terakhir adalah Majelis Umum pada bulan Maret 1952, di Roma, Italia dimana kegiatan IMU yang baru diresmikan dan Komite Eksekutif pertama, Presiden dan berbagai komisi di mana terpilih. Pada tahun 1952 IMU juga diterima kembali oleh ICSU. Presiden Uni masa lalu adalah Ingrid Daubechies (2011-2014). Presiden saat ini adalah Shigefumi Mori yang merupakan kepala kelompok pertama dari Asia.

Pada pertemuan ke-16 Majelis Umum IMU di Bangalore, India, pada bulan Agustus 2010, Berlin dipilih sebagai lokasi kantor permanen IMU, yang dibuka pada tanggal 1 Januari 2011, dan dipandu oleh Weierstrass Institute for Applied Analisis dan Stochastics (WIAS), sebuah lembaga Komunitas Ilmiah Gottfried Wilhelm Leibniz, dengan sekitar 120 ilmuwan terlibat dalam penelitian matematika yang diterapkan pada masalah kompleks di industri dan perdagangan.

6. International Association of Mathematical Physics

Asosiasi Fisika Matematika Internasional (IAMP) didirikan pada tahun 1976 untuk mempromosikan penelitian fisika matematika. Ini menyatukan matematikawan penelitian dan fisikawan teoritis, termasuk siswa. Anggota biasa asosiasi adalah peneliti perorangan, walaupun keanggotaan asosiasi tersedia untuk organisasi dan perusahaan. IAMP diatur oleh komite eksekutif yang dipilih oleh anggota biasa.

Asosiasi tersebut mensponsori Kongres Internasional untuk Matematika Fisika (ICMP), yang berlangsung setiap tiga tahun, dan ini juga mendukung konferensi dan lokakarya yang lebih kecil. Ada buletin berita triwulanan.

IAMP saat ini memberikan penghargaan dua jenis hadiah penelitian dalam matematika matematika pada pertemuan triannualnya, Henri Poincaré Prize (dibuat pada tahun 1997) dan Early Career Award (dibuat pada tahun 2009).

7. International Society for Mathematical Sciences

Masyarakat Internasional untuk Ilmu Matematika adalah sebuah masyarakat matematika, yang berbasis di Jepang. Ini sebelumnya dikenal sebagai Asosiasi Ilmu Matematika Jepang, dan didirikan pada tahun 1948 oleh Tatsujiro Shimizu.

ISMS menerbitkan jurnal ilmiah dua bulanan, Scientiae Mathematicae Japonicae (ISSN 1346-0447), yang dibentuk pada tahun 2001 dari penggabungan dua jurnal yang sebelumnya diterbitkan oleh masyarakat yang sama, Mathematica Japonica, yang didirikan pada tahun 1948, dan Scientiae Mathematicae, yang menerbitkan sembilan Menerbitkan lebih dari tiga jilid pada tahun 1998, 1999, dan 2000. Selain itu, ISMS mengadakan pertemuan tahunan dan menerbitkan majalah matematika bahasa Jepang, Kaiho, dan buletin bulanan, Pemberitahuan dari ISMS.

8. Mathematical Optimization Society

The Mathematical Optimization Society (MOS), yang dikenal sebagai Pemrograman Matematika sampai tahun 2010, adalah asosiasi peneliti internasional yang aktif dalam pengoptimalan. MOS mendorong penelitian, pengembangan, dan penggunaan pengoptimalan-termasuk teori matematika, implementasi perangkat lunak, dan aplikasi praktis (riset operasi).

Didirikan pada tahun 1973, MOS memiliki beberapa kegiatan: Penerbitan jurnal dan newsletter, pengorganisasian dan konferensi cosponsoring, dan pemberian hadiah.

9. Quaternion Society

Sebuah masyarakat ilmiah, Quaternion Society adalah "Asosiasi Internasional untuk Mempromosikan Studi tentang Quaternions and Allied Systems of Mathematics". Puncaknya terdiri dari sekitar 60 matematikawan yang tersebar di seluruh dunia akademis yang bereksperimen dengan quaternions dan sistem bilangan hypercomplex lainnya. Lampu pemandu adalah Alexander Macfarlane yang menjabat sebagai Sekretaris awalnya, dan menjadi Presiden pada tahun 1909. Asosiasi tersebut menerbitkan sebuah Bibliografi pada tahun 1904 dan sebuah Buletin (laporan tahunan) dari tahun 1900 sampai 1913.

Buletin ini menjadi jurnal review untuk topik dalam analisis vektor dan aljabar abstrak seperti teori equipollence. Pekerjaan matematika ditinjau sebagian besar berkaitan dengan matriks dan aljabar linier karena metodenya dalam perkembangan pesat pada saat itu.

10. Society for Industrial and Applied Mathematics

Society for Industrial and Applied Mathematics (SIAM) didirikan oleh sekelompok kecil matematikawan dari akademisi dan industri yang bertemu di Philadelphia pada tahun 1951 untuk memulai sebuah organisasi yang anggotanya akan bertemu secara berkala untuk bertukar gagasan tentang penggunaan matematika di industri. Pertemuan ini mengarah pada organisasi Society for Industrial and Applied Mathematics. Keanggotaan SIAM telah berkembang dari beberapa ratus di awal tahun 1950an menjadi lebih dari 14.000 pada tahun 2013. SIAM mempertahankan pengaruh Amerika Utara, namun juga memiliki bagian Asia Timur, Argentina, Bulgaria, dan Inggris & Irlandia.

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualaikum wr. wb.
Referensi :
  • Wikipedia

Tuesday, July 18, 2017

Granat Matematika 3D Dicetak (Curta)

Kalkulator hacks menyenangkan dan mendidik dan cara yang mengagumkan untuk menunjukkan bagaimana 1337 keahlian Anda. Marcus Wu adalah pembuat yang menyukai pencetakan 3D dan Kalkulator Mekanik Jumbo Curta-nya adalah proyek dari era yang berbeda. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan Curta, ini adalah kalkulator mekanis yang merupakan gagasan Curt Herzstark dari Austria dari tahun 1930an. Hal yang paling menarik tentang desain adalah kekompakan dan kompleksitas yang membingungkan pemilik pertamanya.

Alat pengaman ini memiliki slider untuk memasukkan digit masukan pada sisi bodi silinder utama. Sebuah engkol di bagian atas perangkat memungkinkan operasi seperti penambahan dan pengurangan dengan perkalian dan pembagian yang memerlukan serangkaian operasi pengalihan kereta tambahan. Hasilnya muncul di bagian atas perangkat setelah setiap putaran engkol yang melakukan operasi matematika yang diinginkan. Dan meskipun semua ini mungkin tampak tidak praktis, perangkat asli sesuai dengan nyaman di satu tangan yang kemudian memberinya nama "Math Grenade".

Sekian artikel ini. Mohon  maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualiakum wr. wb.
Referensi :
  • http://hackaday.com/2017/07/17/3d-printed-math-grenade/

Monday, July 17, 2017

Meninggalnya Genius Matematika Maryam Mirzakhani

Maryam Mirzakhani, seorang matematikawan kelahiran Iran yang merupakan wanita pertama yang memenangkan Medali Fields yang didambakan, meninggal Sabtu di sebuah rumah sakit AS setelah pertempuran dengan kanker. Umurnya 40 tahun.

Teman Mirzakhani, Firouz Naderi, mantan direktur Solar Systems Exploration di NASA, mengumumkan kematiannya di Instagram.

"Sebuah lampu dimatikan hari ini, menghancurkan jiwaku ..... terlalu jauh," tulisnya, kemudian menambahkan: "Seorang jenius? Ya, tapi juga seorang anak perempuan, seorang ibu dan seorang istri."

Mirzakhani, seorang profesor di Stanford University di California, meninggal setelah kanker yang telah dia hadapi selama empat tahun menyebar ke sumsum tulangnya, kata media Iran.

Pada tahun 2014 Mirzakhani memenangkan Fields Medal, setara dengan Hadiah Nobel untuk Matematika, yang diberikan oleh Kongres Internasional Matematikawan.

Penghargaan tersebut mengakui kontribusinya yang canggih dan asli ke bidang geometri dan sistem dinamis, terutama dalam memahami simetri permukaan melengkung seperti bola.

Lahir pada tahun 1977 dan dibesarkan di Teheran, Mirzakhani awalnya bermimpi untuk menjadi seorang penulis, namun pada saat dia mulai SMA dan menunjukkan kedekatan untuk memecahkan masalah matematika, dia mengalihkan pandangannya.

"Menyenangkan-ini seperti memecahkan teka-teki atau menghubungkan titik-titik pada kasus detektif," katanya saat dia memenangkan Fields Medal.

"Saya merasa ini adalah sesuatu yang bisa saya lakukan, dan saya ingin mengejar jalan ini."

Mirzakhani mengatakan bahwa dia menikmati matematika murni karena keanggunan dan umur panjang dari pertanyaan yang dia pelajari.

"Ini seperti tersesat di hutan dan mencoba menggunakan semua pengetahuan yang bisa Anda kumpulkan untuk menemukan beberapa trik baru, dan dengan sedikit keberuntungan Anda mungkin akan menemukan jalan keluar," tambahnya.

Pada tahun 2008 ia menjadi guru besar matematika di Stanford. Dia selamat dari suaminya, matematikawan Stanford Jan Vondrak, dan anak perempuannya Anahita.

"Kesedihan besar"

Di Iran, Presiden Hassan Rouhani mengatakan bahwa "kelalaian" Mirzakhani telah menyebabkan "kesedihan yang besar," media pemerintah melaporkan.

Rouhani memuji "kecemerlangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari ilmuwan kreatif dan manusia sederhana ini, yang membuat nama Iran beresonansi di forum ilmiah dunia, (dan) adalah titik balik dalam menunjukkan keinginan besar perempuan dan pemuda Iran dalam mencapai pencapaian Puncak kemuliaan ... di berbagai arena internasional. "

Secara terpisah di Instagram, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa kematian Mirzakhani adalah penyebab kesedihan bagi semua orang Iran.

Dampak Mirzakhani "akan hidup untuk ribuan wanita yang dia ilham untuk mengejar ilmu matematika dan sains," kata Presiden Stanford Marc Tessier-Lavigne.

Dia menggambarkannya sebagai "orang yang rendah hati yang hanya menerima penghormatan hanya dengan harapan bisa mendorong orang lain mengikuti jalannya."

Universitas tersebut mengatakan melalui Stanford News bahwa metode kerja yang disukai oleh Mirzakhani "adalah melakukan corat-coret pada selembar kertas putih besar, mencoret-coret formula di pinggiran gambarnya. Putri mudanya menggambarkan ibunya bekerja sebagai 'lukisan'.

Mirzakhani dikenal di dunia matematika internasional saat remaja, memenangkan medali emas di Olimpiade Matematika Internasional 1994 dan 1995 - dan selesai dengan skor sempurna dalam kompetisi terakhir.

Dia kemudian memenangkan Blumenthal Award 2009 untuk Kemajuan Riset dalam Matematika Murni, dan Hadiah Satter 2013 dari American Mathematical Society.

Mirzakhani belajar matematika di Universitas Sharif di Iran dan memperoleh gelar PhD dari Harvard pada tahun 2004. Dia kemudian mengajar di Universitas Princeton sebelum pindah ke Stanford pada tahun 2008.

The Fields Medal, yang dimenangkannya pada tahun 2014, diberikan setiap empat tahun sekali, seringkali untuk beberapa pemenang berusia 40 atau lebih muda.

Mirzakhani juga berkolaborasi dengan Alex Eskin, seorang ahli matematika dari Universitas Chicago "untuk mengatasi masalah yang paling sulit di lapangan: lintasan bola biliar di seputar meja poligonal," kata Stanford News.

"Tantangannya dimulai sebagai latihan pikiran di kalangan fisikawan seabad yang lalu dan belum bisa dipecahkan."

Duo ini menerbitkan sebuah makalah sepanjang 200 halaman tentang masalah ini pada tahun 2014 yang dipuji sebagai "awal era baru" dalam matematika, menurut Stanford News.

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualiakum wr. wb.
Referensi :
  • https://phys.org/news/2017-07-maths-genius-maryam-mirzakhani-dies.html

Saturday, July 15, 2017

Komponen Laporan Keuangan Lengkap Berdasarkan PSAK

Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 1 (PSAK 1), Komponen-komponen laporan keuangan yang lengkap terdari-dari :
  • Laporan posisi keuangan pada akhir periode;
  • Laporan laba rugi dan penghasilan komperhensif lain selama periode;
  • Laporan perubahan ekuitas selama periode;
  • Laporan arus kas selama periode;
  • Catatan atas laporan keuangan, berisi ringakasan kebijakan akuntansi yang signifikan dan informasi penjelasan lain;
  • Informasi komperatif mengenai periode terdekat sebelumnya sebagaimana ditentukan dalam paragraf 38 dan 38A;
  • Laporan posisi keuangan pada awal periode terdekat sebelumnya ktika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangan sesuai dengan pargraf 40A-40D (PSAK)
Namun perlu dicatat bahwa komponen-komponen laporan keuangan diatas tidak berlaku bagi penyusunan dan penyajian laporan keuangan entitas syariah.

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualiakum wr. wb.
Referensi :
  • http://iaiglobal.or.id/v03/standar-akuntansi-keuangan/pernyataan-sak-7-psak-1-penyajian-laporan-keuangan

Wednesday, June 21, 2017

Pelaksanaan Anggaran Rutin

DIK Merupakan suatu daftar yang memuat kegiatan-kegiatan rutin berdasarkan program yang akan dilaksanakan dalam tahun anggaran yang bersangkutan dengan biaya anggaran belanja rutin. Anggaran belanja rutin dibagi dalam sektor, sub sektor, program, kegiatan, dan jenis pengeluaran serta dalam Bagian Anggaran (Departemen/Lembaga).

DIK disusun berdasarkan DUK yang telah diteliti bersama antara Departemen Keuangan dan Departemen/Lembaga Negara yang bersangkatan. Untuk memperoleh pengesahan, DIK harus ditandantanganin oleh Sekertaris Jendral dari Departemen yang bersangkutan (untuk Lembaga Tertinggi dan Lembaga Tinggi Negara ditandangani oleh Sekretaris Jendral Lembaga/Panitera Mahkamah Agung). Direktur Jendral dapat menandatangani DIK apabila ada surat kuasa dari Mentri/Ketua Lembaga, yang tembusannya disampaikan kepada Mentri Keuangan.

Setelah DIK disahkan oleh Departemen Keuangan (Direktur Jendral Anggaran atas nama Mentri Keuangan), maka DIK selanjutnya disampaikan Kepada :
  1. Departemen/lembaga yang bersangkatan untuk diteruskan kepada Direktorat Jendral dan Kantor Satuan Kerja
  2. Kantor Perbendaharaan Negara (NKRI)
  3. Badan Pemeriksa Keuangan

DIK yang telah diterima oleh masing-masing Departemen/Lemaga Negara yang bersangkutan segera dikrimkan kepada :
  1. Direktorat Jendral dan Kantor/Satuan Kerja
  2. Inspektorat Jendral Departemen/Unit Pengawasan Lembaga (Copy)
Untuk mendapatkan gambarn yang lebih jelas perhatikan gambar berikut ini :

Arus DIK

Semua kegiatan ruti harus didasarkan pada program dan kegiatan-kegiatan tersebut pada prinsipnya harus dituangkan dalam DIK. Naumn demikian ada beberapa kegiatan yang tidak dituangkan dalam DIK.

Walaupun DIK telah tersedia, namun dalam pelaksanaannya kegiatan mungkin diperlukan tindakan penyesuaian berdasarkan pengalaman dalam praktik. Oleh karena itu dalam tahun anggaran yang berjalan dapat dilakukan revisi (perbaikan) yang dikenal dengan "pergeseran" anggaran ruitn. Pergeseran ini dilakukan dengan mengurangi dana dari suatu mata anggaran tertentu untuk ditambahkan ke mata anggaran lainnya tanpa mengurangi jumah seluruh anggaran.

Dalamtahun tahun anggaran berjalan, apabila dianggap perlu dan tersedia dananya, maka dimungkinkan pula pengujuan suatu Anggaran Tambahan. Dalam UU APBN ditetapkan bahwa waktu pengajuan Anggaran Tambahan dibatasi paling lambat pada akhir tahun anggaran yang bersangkutan.

Pengeluaran atas beban Anggaran Belanja Negara dilakukan dengan penerbitan SKO (Surat Keputusan Otorisasi). Berdasarkan SKO atau DIK yang telah disahkan, bendaharawan mengajukan SPPR (Surat Permintaan Pembayaran Rutin) kepada KPN. KPN melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan pasal 17 dan 18 Keppres 29 tahun 1984, dengan memperhatikan rencana pengeluaran dalam DIK yang bersangkutan serta ketentuan dalam petunjuk pengisian DIK yang ditetapkan oleh mentri keuangan.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaan Anggaran Rutin, perhatikanlah bagan berikut ini :

Bagan Pelaksanaan Anggaran Belanja Rutin

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualaikum wr. wb.
Referensi :
  • PDF Buku Akuntansi Pemerintahan (DODY HAPSORO)

Tuesday, June 20, 2017

3 Unsur Pendukung APBN

Dalam pengurusan keuangan negara diperlukann adanya unsur-unsur sebagai berikut :

1. UU APBN (Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)
UU APBN merupakan syarat mutlak untuk dapat dilaksanakannya APBN. Tanpa adanya UU APBN ini, maka APBN yang telah disiapkan dengan susah payah oleh pemerintah tidak mungkin dapat dijankan. Hal ini sesuai dengan UUD 1945 pasal 23 ayat 1 yang menyatakan bahwa "" Anggaran pendapatan dan belanja ditetapkan tiap-tiap tahun dengan undang-undang. Apabila dewan perwakilan rakyat tidak menyetujui anggaran yang diusulkan pemerintah, maka pemerintah menjalankan anggaran tahun yang lalu.

2. Keppres Tentang Pelaksanaan APBN
Sejak tanggal 21 April 1984, pelaksanaan APBN didasarkan pada keppres No. 29 tahun 1984 tentang pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara. Keppres tersebut merupakan penggan keppres sebelumnya yaitu keppres No. 14A tahun 1980.

3. Pengesahan DIK dan DIP
Setalah DIK dan DIP disahkan, maka masing-masing unit organisasi dapat menyelenggarakan kegiatan berdasarkan pedoman pelaksanaan Anggaran Pendapata dan Belanja Negara yang dituangkan dalam Keppres.

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualaikum wr. wb.
Referensi :
  • PDF Buku Akuntansi Pemerintahan (DODY HAPORO)

12 prinsip-prinsip akuntansi pemerintahan

Berikut ini adalah prinsip-prinsip akuntansi pemerintahan :
 
1. Kemampuan Akuntansi dan Pelaporan
Suatu sistem akuntansi pemerintahan harus dimungkinkan untuk (a) menyajikan secara wajar dan  mengungkapkan secara penuh posisi keuangan beserta hasil-hasil operasi keuangan untuk setiap dana dan kelompok rekening unit-unit pemerintahan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima dan (b) menentukan dan menunjukkan kepatuhan keuangan dalam kaitannya dengan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati dan ditetapkan secara resmi.

2. Sistem Akuntansi Dana
Sistem akuntansi dana harus diorganisasikan dan dioperasikan atas dasar dana. Suatu dana adalah suatu kesatuan fiskal dan kesatuan akuntansi yang seimbang dengan sendirinya dari suatu pencatatan rekening-rekening kas dan atau sumber-sumber lainnya yang secara bersama dengan semua utang yang berkaitan, kewajiban, cadangan, dan modal lainnya yang terpisah untuk tujuan mengarahkan pada suatu kegiatan yang khusus atau mengarahkan pada suatu tujuan tertentu yang sesuai dengan peraturan, pembatasan, dan ketentuan-ketentuan lainnya.

3. Tipe-tipe Dana
Tipe-tipe dana berikut ini harus digunakan oleh pemerintah negara bagian pusat maupun pemerintah lokal, diantaranya adalah :
  1. Governmental Funds
    • The General Funds
    • Special Revenue Funds
    • Capital Project Funds
  2. Proprietary Funds
    • Enterprise Funds
    • Internal Service Funds
  3. Fiducary Funds
    • Trust and Agency Funds

4. Jumlah Dana
Unit-unit pemerintah harus menetapkan dan menjada dana yang diperlukan melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melalui administrasi keuangan yang sehat. Sejumlah dana tertentu harus sesuai dengan aturan-aturan penggunaan dan aturan-aturan resmi yang ditetapkan kecuali apabila terjadi kekakuan, terlalu komplek, dan ketidakefesienan dalam administrasi keuangan.

5. Akuntansi Untuk Aktiva Tetap dan Utang Jangka Panjang
Perbedaan yang jelas harus dinyatakan antara (a) Fund Fixed Assets dan General Fixed Assets dan (b) Fund Long Term Liabilities dan General Long Term Debt.
  • Fixed Assets yang berhubungan dengan Proprietary Funds atau Trust Funds harus dipertanggung jawabkan melalui dana tersebut. Semua Fixed Assets yang lain dari suatu unit pemerintahan harus dipertanggung jawabkan melalui General Fixed Assets Account Group.
  • Long-term Liabilites dari Proprietary Funds dan Trust Funds harus dipertanggungjawabkan melalui dana tersebut. Semua General Long Term Liabilities lain yang belum jatut tempo dari suatu unit pemerintahan, termasuk hutang Special Assesment yang menjadi kewajiban pemerintah, harus dipertanggungjawabkan melalui General Long Term Debt Account Group

6. Penilaian Aktiva Tetap
Aktiva tetap harus dipertanggung jawabka atas dasar harga perolehan atau jika harga perolehannya tidak dapat ditentukan dengan mudah, maka harus ditentukan atas dasar taksiran. Aktiva tetap yang berasal dari donasi atau sumbangan harus dicatat atas dasar taksiran nilai wajar pada saat diterima.

7. Depresiai Aktiva Tetap
  • Depresiasi terhadap General Fixed Assets tidak akan dicatat dalam rekening-rekening dana pemerintahan. Depresiasi terhadap General Fixed Assets dapat dicatat dalam sistem akuntansi biaya atau dihitung untuk tujuan melakukan analisa dan akumulasi depresiasi dapat dicatat dalam General Fixed Assets Account Group.
  • Depresiasi terhadap aktiva tetap yang dipertanggungjawabkan dalam Proprietary Funds harus dicatat dalam rekening-rekening dana tersebut. Depresiasi juga harus diakui dalam Trust Funds dimana biaya, net income, dan atau pemupukan modal harus diukur.

8. Accrual Basis Dalam Akuntansi Pemerintahan
a. Dana Pemerintahan
Pendapatan dan belanja harus diakui dengan menggunakan modified accrual basis. Pendapatan harus diakui dalam periode akuntansi apabila sudah tersedia dan terukur.

b. Dana Perorangan
Pendapatan dan belanja harus diakui dengan menggunakan accrual basis. Pendapatan harus diakui dalam periode akuntansi apabila pendapatan tersebut telah menjadi hak dan dapat diukur, sedangkan biaya harus diakui dalam periode terjadinya apabila biaya tersebut terukur.

c. Dana Fiducia
Pendapatan dan biaya atau belanja harus diakui atas dasar yang konsisten dengan tujuan pengukuran akuntansi dana. Nonexpandable Trust dan Pension Trust FUnds harus dipertanggung jawabkann atas dasar accrual basis, Expandable Trust Funds harus dipertanggungjawabkan atas dasar modified accrual basis. Aktiva dan utang Agency Fund harus dipertanggungjawabkan atas dasar modified accrual basis

d. Transfers

harus dipertanggungjawabkan dalam periode akuntani dimana terjadi kenaikan piutang dan utang.

9. Budgeting, Budtary Control, and Bugetary Reporting
  1. Anggaran tahunan harus digunakan oleh setiap unit pemerintahan
  2. Sistem akuntansi harus menyediakan dasar yang layak untuk tujuan pengendalian anggaran
  3. Perbandingan anggaran harus termasuk di dalam laporan keuangan yang layak dan skedul untuk dana pemerintahan sesuai dengan anggaran tahunan yang telah disetujui

10. Transfer, Revenue, Expanditure and Expense Account Clasification
  • Transfer antar dana dan penerimaan dari hutang jangka panjang umum harus diklasifikasikan secar terpisah dari pendapatan dan belanja atau biaya
  • Pendapatan pemerintahan harus diklasifikasian berdasarkan dana dan sumbernya. Belanja harus diklasifikasikan berdasarkan dana, fungsi, unit organisasi, kegiatan, sifat, dan pengelompokan obyeknya.
  • Pendapatan dan biaya dari dana pemilikan pada dasarnya harus diklasifikasikan berdasarkan kegiatan, fungsiatau kegiatan usaha organisasi yang sama.

11. Common Terminology and ClasificationPeristilahan dan klasifikasi yang umum harus digunakan secara konsisten melalui anggaran, rekening-rekening, dan pelaporan keuangan untuk masing-masing dana.

12. Interim and Annual Reports
  • Pernyataan keuangan interim yang layak dan laporan posisi keuangan, laporan hasil operasi, dan berbagai laporan lain yang berhubungan dengan informasi harus disiapkan agar dapat dipakai untuk membantu pengawasan manajemen terhadap kegiatan keuangan, kesalahan badan legislatif, yang mana penting untuk tujuan pelaporan kepada pihak luar.
  • Suatu laporan keuangan yang lengkap harus menyangkut seluruh dana dan kelompok-kelompok rekening dari suatu entity.
  • Tujuan umum pernyataan keuangan dari suatu entity bisa disajikan secara terpisah dari laporan keuangan yang lengkap.
  • Suatu bagian dari laporan keuangan harus menyangkut seluruh dana dan kelompok rekeing dari suatu kesatuan.
Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualaikum wr. wb.
Referensi :
  • PDF Buku Akuntansi Pemerintahan (DODY HAPSORO)

Sunday, June 18, 2017

4 Kegiatan Pokok Dalam Penyusunan APBN

Dalam penyusunan APBN terdapat 4 kegiatan sebagai berikut :

1. Permintaan Sumbangan Anggaran Oleh Mentri Keuangan Kepada Semua Menteri/Ketua Lembaga
Mentri keuangan mengeluarkan surat edaran mentri keuangan untuk ditujukan kepada para pimpinan Departemen dan Ketua Lembaga Negara yang berisi permintaan untuk memasukan rancangan anggaran departemen atau lembaga negara yang bersangkutan.

2. Pengisian DUK (untuk anggaran rutin) dan DUP (untuk anggaran pembangunan) dan penyampaiannya kepada departemen keuangan/Bappenas.
Berdasarkan surat edaran mentri keuangan ini, pimpinan masing-masing departemen dan ketua lembaga Negara sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh mentri keuangan dan ketua bappenas tentang penyusunan DUK dan DUP, selanjutnya akan menyusun :
  • Anggaran rutin dengan mengisi daftar usaha kegiatan (DUK)
  • Anggaran pembangunan dengan mengisi daftar usulan proyek (DUP)
DUK dan DUP dari masing-masing departemen/lembaga tersebut merupakan sumbangan anggaran yang akan disusun menjadi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). Dalam penyusunan sumbangan anggaran di masing-masing departemen/lembaga koordinasinya berada dibawah biro keuangan masing-masing departemen/lembaga yang bersangkutan. Hasil penyusunan DUK dan DUP ini selanjutnya diserahkan kepada departemen keuangan dan bappenas.

3. Penelitian dan Pembahasan DUK/DUP
Dalam penelitian dan pembahasan DUK/DUP ini akan melibatkan beberapa unsur diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Departemen Keuangan dan Departemen/lembaga yang bersangkutan untuk penelitian dan pembahasan mengenai anggaran rutin.
  • Departemen keuangan, bappenas dan departemen/lembaga yang bersangkutan untuk penelitian dan pembahasan mengenai anggaran pembangunan.

4. Penyusunan RAPBN dan satuan-satuan anggaran beserta Nota Keuangan
Setelah diteliti dan dibahas oleh mentri keuangan dan ketuan bappenas, kemudian DUP dan DUK tersebut oleh mentri keuangan dan ketua bappenas akan diserahkan kembali kepada masing-masing departemen/lembaga negara yang mengajukan. Oleh masing-masing depertemen dan lembaga negara, DUP dan DUK tersebut akan dioleh kembali dan akan dipakai sebagai dasar untuk pengajuan DIK (Daftar Isian Kegiatan) dan DIP (Daftar Isian Pembangunan). Selanjutnya, DIK dan DIP tersebut oleh Departemen Keuangan dan Bappenas akan dioleh untuk disusun menjadi RAPBN. Selanjutnya RAPBN tersebut akan diserahkan oleh Mentri Keuangan dan Katua Bappenas kepada presiden sebagai bahan untuk diajukan kepada DPR.

Untuk memenuhi ketentuan dalam pasal 23 ayat 1 UUD 1945, maka pemerintah mengajukan RAPBN kepada DPR dengan menyerahkan berkas-berkas yang disebut Satuan Anggaran dan Nota Keuangan. Nota Keuangan memuat penjelasan tentang kebijaksanaan pemerintah di bidang keuangan negara di masa yang akan datang.

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualaikum wr. wb.
Referensi :
  • PDF Buku Akuntansi Pemerintahan (DODY HAPSORO)

Saturday, June 17, 2017

Sistem Penyusunan Anggaran Negara

Untuk menyusun APBN dapat ditempuh beberapa cara, diantaranya adalah :

1. Anggaran Disusun Menurut Keinginan (Wensbegroting)
Dalam sistem ini penyusunan anggaran dimulai dari unit organisasi tingkat paling bawah dan diteruskan ke unit organisasi tingkat yang paling atas. Biasanya penyusunan anggaran dimulai dari unit organisasi tingkat eselon IV, kemudian ke tingkat organisasi eselon III. Dari tingkat eselon III selanjutnya ke tingkat eselon II dan akhirnya ke tingkat eselon I. Apabila di gabarkan dalam bentuk bagan, maka akan nampak sebagai berikut :
Sistem penyusunan anggaran yang demikian biasanya disebut sistem penyusunan dari bawah ke atas (bottom up/wensbergroting).

2. Anggaran Yang Disusun Berdasarkan Plafon (plafond begroting)
Dalam sistem ini penyusunan anggaran ditetapkan berdasarkan pada ketentuan jumlah biaya pada batas tertinggi (plafond) yang dimungkinkan untuk dapat dilaksanakannnya suatu kegiatan. Plafond anggaran yang telah ditetapkan oleh unit organisasi tingkat paling atas kemudian disampaikan kepada unit organisasi yang lebih rendah dan seterusnya sampai pada tingkat yang terrendah, sehingga proses penyusunannya tampai terbalik dengan sistem wensbegroting. Untut lebih jelasnya perhatika gambar berikut ini :
Sistem penyusunan yang demikian ini juga disebut sistem penyusunan dari atas ke bawah (top down/plafond begroting).

3. Campuran Dari Sistem Keinginan Dan Plafond
Sistem penyusunan inilah yang digunakan dalam penyusunan RAPBN di Indonesia. Hal ini terbukti dari mekanisme yang digunakan untuk menyusun APBN yang dimulai dengan pengisian DUK/DUP yang dilakukan dengan menggunakan mekanisme wensbegroting, dan kemudian dalam tahap pengisian DIK/DIP digunakan mekanisme penyusunan plafond begroting.

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualiakum wr. wb.
Referensi :
  • PDF Buku Akuntansi Pemerintahan (DODY HAPSORO)

Friday, June 16, 2017

Macam-Macam Konsep Akuntansi Dana

Pada dasarnya konsep yang digunakan dalam akuntansi dana adalah sama dengan konsep-konsep yang digunakan dalam konsep akuntansi komersial.

Berikut ini adalah macam-macam konsep akuntansi dana :

1. Konsep Kesatuan Usaha (Business Entity Concept)
Organisasi Nonn Profit
Organisasi non profit tidak merupakan satu kesatuan usaha yang utuh seperti pada organisasi-organisasi yang berorientasi laba, tetapi terpisah dalam berbagai kesatuan/macam-macam dana.

2. Konsep Periodesasi (Periodicity Concept)
Perencanaan Anggaran

Periodisasi dalam organisasi non profit sangat berhubungan dengan tahun anggaran. Sedangkan pada organisasi-organisasi yang berorientasi laba berhubungan dengan periodisasi tahun kalender, dimana berdasarkan periodisasi tersebut selanjutnya akan dapat ditentukan taksiran/proyeksi keuntungan.

3. Konsep Perbandingan Pendapatan dan Biaya (Matching Concept)
Keseimbangan kas masuk dengan kas keluar
Pada organisasi non profit, penandingan dilakukan dengan cara membandingkan antara penerimaan dengan pengeluaran menurut anggaran dan selanjutnya akan dapat diketahui saldo dana yang dihasilkan selama periode anggaran. Sehingga dalam organisasi non profit dikenal Fund Flow Concept (konsep aliran dana), karena dalam hal ini yang ditandingkan adalah antara jumlah aliran dana masuk dengan jumlah aliran dana yang keluar. Sedangkan pada organisasi yang berorientasi laba yang ditandingkan adalah antara jumlah penghasilan dengan jumlah biaya pada suatu periode tertentu. Selisih antara jumlah penghasilan  dengan jumlah biaya merupakan laba. Sehingga pada organisasi yang berorientasi laba dikenal adanya Konsep Pemupukan Modal.

4. Konsep Kesatuan Usaha (Going Concern Concept)
Organisasi Berorientasi Mencari Laba
Pada organisasi yang berorientasi laba, jangka waktu kegiatan oprasional suatu perusahaan akan dapat diketahui melalui anggaran dasar yang telah dibuatnya. selain itum organisasi ini dapat sewaktu-waktu dibubarkan apabila ternyata tidak dapat lagi memperoleh keuntungan dan terus menerus menderita kerugian sehingga modal menjadi berkurang. Pada organisasi non profit, konsep kelangsungan usahanya sebenarnya mirip dengan organisasi yang berorientasi laba, tetapi dalam hal ini pembubaran tidak didasarkan atas ukuran jumlah laba atau rugi yang diperoleh, tetapi lebih banyak ditentukan oleh kehendak para anggotanya atau akibat adanya peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Dalam badan-badan pemerintah tidak dikenal adanya pembubaran dalam arti yang nyata, pembubaran pada organisasi pemerintah lebih cenderung pada pengertian yang bersifat politis.

Sekian artikel kali ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
Akhir kata wassalamualiakum wr. wb.
Referensi :
  • PDF Buku Akuntansi Pemerintahan (DODY HAPSORO)